Selamat Datang Di CAHAYAISLAMI Blog - Blog yang membahas seputar kristologi,Kontradiksi dan Menjawab Tuduhan

APAKAH NABI MUHAMMAD DI SUNAT ? DALIL DAN HADITS KHITAN NABI MUHAMMAD .SAW

Advertisemen
 
  Khitan sebagai kewajiban agama, tidak hanya berlaku bagi umat Nabi Muhammad s.a.w  yang bergama Islam, tetapi juga umat-umat sebelumnya, yakni Yahudi dan Nashrani. Maka tidak mengherankan beberapa pihak  dari kalangan mereka masih memelihara tradisi ini hingga sekarang karena mereka tahu khitan sangat berguna bagi kebersihan dan kesehatan yang bersifat jasmani

    Walaupun hal tersebut di tentang oleh pengikut KRISTEN karena mereka berpedoman kepada seorang Rasul yang sebenarnya tidak di kenal oleh Yesus ,sebagaimana ucapan Rasul yang bernama PAULUS tersebut 

   Roma 2:29

Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.  

 Baca juga : Silsilah Yesus yang di hilangkan dalam bible

   ayat Roma inilah yang di ikuti KRISTEN bahwa SUNAT IALAH SUNAT DI DALAM HATI 

  walaupun ada terdapat dalam hukum taurat sendiri yang tertulis dalam kitab mereka

  Kejadian 17:14

Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku."

 Bahkan Yesus secara tegas tidak pernah meniadakan dan membatalkan hukum taurat sampai dia sendiripun di khitan ,Kristen tetap tidak mengikuti apa yang Yesus katakan 

  Sebagaimana pernyataan Yesus

  Matius 5:18

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

   Maka pantas Yesus mengatakan 

   Matius 15:9

Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

   Jadi jelas pembangkang kitab suci sebenarnya adalah Kristen karena malah lebih taat pada orang yang semasa hidup nya tidak pernah Yesus kenal

  Kembali ke pembahasan ,umat muslim tentu sering mendengar tuduhan umat Kristen bahwa Nabi Muhammad tidak di sunat ,padahal ada hadits yang menjawab tuduhan mereka ,karena apa yang Rosulullah Muhammad Saw ,sabdakan

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ

“Ada lima macam fitrah , yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258)

   Berangkat dari hadits tersebut ,masuk akal gak ,ketika seorang suri tauladan mengatakan Bahwa sunat adalah bagian dari fitrah sementara suritauladan sendiri tidak melaksanakan nya ??

   Inilah hal yang selalu Kristen tidak pikirkan , dan terus menuduh tanpa dasar yang jelas

Khitan bagi laki-laki hukumnya wajib. Hal ini sebagaimana dinayatakan Ibnu Qudamah dalam kitab al-Mughnî

فأما الختان فواجب على الرجال

 Artinya: “Khitan itu wajib bagi laki-laki” 

Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad bin Muhammad bin Qudamah, Al-Mughni asy-Syarhul Kabir [Beirut: Dār al-Kitāb al-‘Arabī, 1997], Juz I, Hal. 70).

 Bahkan Nabi Ibrahim.as adalah manusia pertama yang mendapat perintah untuk menjalankan khitan ketika usainya telah mencapai delapan puluh tahun. Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam hadits Rasulullah.saw yang diriwayatkan dari Abu Hurairah.ra

 اختتن إبراهيم عليه السلام وهو ابن ثمانين سنة بالقدوم 

 Artinya: "Nabi Ibrahim ‘alaihissalam khitan pada usia 80 tahun di suatu tempat yang bernama Al-Qadum" (HR al-Buikhari). 

  Berbeda dari Nabi Ibrahim yang dikhitan pada usia yang sudah cukup tua, Nabi Muhammad.saw lahir sudah khitan atas kekuasaan Allah sebagaimana dikisahkan dalam kitab Maulid al-Barzanji karya Syekh Ja’far al-Husain. Namun dalam kitab ini juga ada riwayat yang menyatakan bahwa Nabi.saw dikhitan pada hari ketujuh dari kelahirannya 

وَوُلِدَ صَلَّي الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَظِيْفًا مَخْتُوْنًا مَقْطُوْعَ السُّرِّ بِيَدِ الْقُدْرَةِ الْإِلَهِيَّةْ * طَيِّبًا دَهِيْنًا مَكْحُوْلَةً بِكُحْلِ الْعِنَايَةِ عَيْنَاهْ * وَقِيْلَ خَتَنَهُ جَدُّهُ بَعْدَ سَبْعِ لَياَلٍ سَوِيَّةْ 

Artinya: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan dalam keadaan bersih dan sudah bersunat dengan kekuasaan Tuhan, harum, berminyak, dan bercelak kedua matanya dengan celak hasil perhatian Tuhan. Namun ada yang mengatakan bahwa beliau dikhitan oleh kakeknya setelah berumur genap tujuh hari” 

(Syekh Ja’far bin Husin bin Abdul Karim bin Muhammad al-Barzanji, Maulid al-Barzaji [Karaci: Maktabah al-Madinah], Hal. 9). 

  Meski ada furuiyah di antara para ulama tentang kapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam khitan, kebanyakan dari mereka berpendapat bahwa Nabi telah khitan sejak kelahirannya. Salah satu dalil yang dijadikan argumentasi oleh mereka dalam hal ini adalah hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a  

 مِنْ كَرَامَتِيْ عَلَى اللهِ أَنْ وُلِدْتُ مَخْتُوْنًا وَلَمْ يَرَ أَحَدٌ سَوْأَتِيْ 

 Artinya: “Termasuk bagian kemuliaan dari Allah yang dianugerahkan kepadaku, adalah aku dilahirkan dalam keadaan telah dikhitan, dan tidak seorang pun melihat auratku” (HR ath-Thabarani). 

   Bahkan bukan hanya Nabi Muhammad Saw yang terlahir dalam keadaan sudah khitan ,bahkan ada 14 Nabi yang memiliki kelebihan terlahir dalam keadaan sudah terkhitan ,sebagaimana yang di katakan Syekh Sulaiman Al-Bujairami dalam sebuah kitabnya  

 وَوُلِدَ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ مَخْتُوْناً خَمْسَةَ عَشَرَ نَبِيّاً : آدَمُ، وَشِيْثٌ، وَنُوْحٌ، وَهُوْدٌ، وَصَالِحٌ وَلُوْطٌ، وَشُعَيْبٌ وَيُوْسُفُ وَمُوْسٰى وَسُلَيْمَانُ وَزَكَرِيَّا، وَيَحْيٰى وَعِيْسٰى وَحَنْظَلَةُ بْنُ صَفْوَانَ نَبِيُّ أَصْحَابِ الرَّسِّ وَنَبِيُّنَا مُحَمَّدٌ صلّی اللّه عليه وسلّم 

  Artinya: “Ada 15 (lima belas) orang Nabi dari kalangan para Nabi yang dilahirkan dalam keadaan terkhitan, yaitu Nabi Adam, Nabi Syits Nabi Nuh, Nabi Hud, Nabi Sholeh, Nabi Luth, Nabi Syu’aib, Nabi Yusuf, Nabi Musa, Nabi Sulaiman, Nabi Zakariya, Nabi Yahya, Nabi 'Isa, Nabi Handhlah bin Shafwan, yakni nabinya pemilik Sumur ar-Rass, dan Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam” (Syekh Sulaiman Al-Bujairami, Bujairami ‘alal Khathib [Beirut: Dar al-Kutub al-‘lmiyyah, 1996), Cet. I, Juz 5, Hal.262).  

  Jadi intinya , Nabi Muhammad adalah tauladan bagi umat muslim ,apa yang Nabi katakan maka itu menjadi acuan dan dasar umat muslim melakukan nya ,dan ketika khitan di katakan sebuah fitrah maka pastilah Nabi pun mencontohkan nya dan itu di ikuti umat nya

Semoga menambah wawasan

APAKAH NABI MUHAMMAD DI SUNAT ?

DALIL DAN HADITS KHITAN NABI MUHAMMAD .SAW

Advertisemen
Ikuti saya

WEJANGAN:"Qulil Haq Walau kaan Murron" Artinya Sampaikanlah walaupun itu pahit ,Semoga Blog ini memberikan banyak Faidah untuk mempererat Ukhuwah islamiyah menguatkan Akidah, Jika ada masukan bisa hubungi Admindisini.
Related Posts
Daftar isi blog | About | Contact | Privacy | Disclaimer

Copyright © 2021 cahayaislami.my.id. All Rights Reserved. Powered by Blogger.